CINDERA MATA : Dr. Isnandar M.T memberikan Raspberry Pi kepada perwakilan RP Singapore.

POLTEKOM – Mahasiswa Republic Polytechnic (RP) Singapura mengunjungi Politeknik Kota Malang (Poltekom), Rabu (14/3/2018) kemarin. Ini bagian dari balasan pertukaran mahasiswa Politeknik Kota Malang, Polinema serta Republic Polytechnic (RP) Singapore dalam bingkai TF SCALE dan  sudah terjalin 4 (empat) tahun terakhir.

Direktur Poltekom Dr Isnandar MT menyatakan, melalui program ini mahasiswa bisa belajar antar sesama negara ASEAN dalam bidang pendidikan maupun kebudayaan serta memupuk jiwa kepemimpinan dan kepedulian terhadap sesama.

“Mereka mempunyai kesempatan mendapat banyak pengalaman internasional sekaligus membekali mahasiswa dalam persaingan global,” kata Isnandar.

Selama di Malang, para mahasiswa itu akan ke pantai Clungup, konservasi mangrove di Sendangbiru dan mengunjungi kota Batu.

“Republic Polytechnic menerapkan Problem Based Learning (PBL). Mereka ke tempat tujuan untuk mencari permasalahan dan dicarikan solusinya,” katanya.

Sebagai orang asing, pandangan para mahasiswa atas problem yang ada pasti berbeda sehingga akan melahirkan pemecahan masalah berbeda pula.

Di akhir kegiatan, para mahasiswa itu akan memamerkan hasil karyanya, baik alat atau aplikasi.

Mahasiswa prodi Mekatronika, Poltekom, M ilyas mendapat banyak pengalaman ketika ikut pertukaran mahasiswa di Singapura.

“Pembelajaran di sana berbeda dengan Indonesia. Mahasiswa di sana harus kreatif dan banyak melahirkan idea tau inovasi,” paparnya.  (din)

 

 

Mahasiswa RP Singapura Kunjungi Politeknik Kota Malang