TALIPOWICK, Media Tanam Unggulan dari POLTEKOM

PKM - TALIPOWICK (2)

POLTEKOM – Siapa bilang limba plastik tidak bisa dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari. Di tangan mahasiswa Politeknik Kota Malang (POLTEKOM) Farihatun Nisa’, Rizal Airlangga dan Muhammad Muhaimin Safitra limbah plastik disulap bermanfaat sebagai media tanam menggunakan sistem hidroponik sederhana TALIPOWICK (Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Hidroponik Wick). Salah satu karya mahasiswa yang mendapat pendanaan DIKTI melalui PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) Tahun 2015.

Icha, sapaan akrab Farihatun Nisa’ ketua PKM TALIPOWICK mengkalim, Talipowick merupakan sistem hidroponik yang lebih sederhana dibanding sistem hidroponik lainnya. Karena sistem hydroponic wick mengandalkan sistem penyerapan air dari sumbu untuk mendapatkan kebutuhan.

“Untuk media plastiknya, tim kami memanfaatkan aneka limbah plastik,” terang mahasiswa Teknik Telekomunikasi angkatan 2013 ini.

Sistem Hidroponik Wick dijelaskan dia, mengandung banyak manfaat terutama untuk masyarakat perkotaan. Diantaranya memanfaatkan limbah plastik yang tidak terpakai, penghijauan lingkungan, untuk menunjang gizi keluarga dan sangat sehat karena tanpa pupuk pestisida.

Di sisi lain media tanam sistem Talipowick standar memerlukan perawatan ekstra gampang yakni cukup kebutuhan air, nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan vegetatif maupun generative.

Di tanya manfaat dari program ini, alumni SMAN 1 Bangkalan ini menyebut manfaat program ini tidak hanya dirasakan dari sisi pertanian saja, melainkan masyarakat mendapat hal baru untuk dunia pertanian/perkebunan sekaligus dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat dapat menjadi aktifis penyelamatan lingkungan khususnya menjadi solusi dari masalah-masalah limbah plastik.

Direktur POLTEKOM Dr. Isnandar, MT. menyatakan selain menjadi aktifis penyelamat lingkungan, masyarakat juga menerima nilai tambah dari program ini. Lantaran aneka sayuran hijau yang ditanam bisa di konsumsi sehari-hari untuk mencukupi gizi keluarga.

“Dan bisa dipastikan hasilnya lebih sehat karena tanpa pestisida,” ungkapnya.

Mantan Pembantu Rektor bidang kerjasama Universitas Negeri Malang (UM) ini menegaskan, aneka persoalan dimasyarakat menjadi konsentrasi tersendiri POLTEKOM untuk dicarikan solusinya. Salah satunya dengan mengarahkan produk-produk unggulan PKM mahasiswa untuk mengatasi persoalan tersebut. (din)