Sumpah Pemuda, UKM Badminton Selenggarakan Donor Darah

Sumpah Pemuda, UKM Badminton Selenggarakan Donor Darah
zonor (2)
BANTU SESAMA : Kegiatan donor darah memperingati Sumpah Pemuda di POLTEKOM.

POLTEKOM – Semangat membantu sesama digelaran peringatan Sumpah Pemuda masih menggelora di kampus Unggulan Politeknik Kota Malang (POLTEKOM). Ratusan mahasiswa, dosen, karyawan hingga masyarakat sekitar turut berpartisipasi di even donor darah yang digelar UKM Badminton, Kamis (5/11) kemarin.
Ahmad Khoirul Anas, Ketua UKM Badminton menyatakan, acara yang digelar mulai pagi hingga siang tersebut disambut antusias sivitas akademika Poltekom. Tercatat ada 47 kantong darah disumbangkan terdiri dari golongan darah A 9 kantong, gol B 20 kantong, gol O 18 kantong dan gol AB tidak ada. Belum lagi 34 pendonor yang tertolak karena kondisi karena berat badan maupun HB.
“Alhamdulillah, acara perdana ini lancar dan sukses,” tukas mahasiswa Teknik Mekatronika konsentrasi Teknik Alat Berat (TAB) ini.
Anas berujar, melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa turut berpartisipasi dihari besar nasional serta menumbuhkan rasa cinta tanah air. Apalagi mahasiswa yang notabene para pemuda-pemudi merupakan aset bangsa sebagai calon penerus pembangunan di Indonesia.
Selain pendonor dari keluarga besar POLTEKOM, lanjutnya, ada juga peserta dari TK & SD Model International Malang, Pusat Layanan Autis (PLA), SMKN 10 Malang serta SMPN 23. Hal ini merupakan bentuk perwujudan bahwa warga POLTEKOM ingin berinteraksi dengan lingkungan yang ada disekitar POLTEKOM.
Ernanda, salah satu peserta donor darah dari TK & SD Model International, mengatakan acara donor darah ini adalah kegiatan yang sangat bagus. Terutama untuk meningkatkan kesehatan warga di lingkungan Malang International Education Park (MIEP) di kawasan Tlogowaru.
“Memang kegiatan seperti harus didukung, karena sangat bermanfaat,” tukas Ernanda
Guru olah raga di SD Model ini menjelaskan, ada 4 orang staf yang berpartisipasi di kegiatan ini tetapi 2 pendonor gagal karena HB-nya terlalu tinggi termasuk dirinya.
Sayangnya, panitia terlalu mepet soal sosialisasi sehingga banyak yang tidak siap. Hal ini sangat disayangkan karena pemberitahuan itu sendiri sangat mendadak sehingga para staf tidak bisa menjaga kondisi tubuh ketika ingin mendonorkan darahnya. Saran saya, jika diadakan kegiatan ini lagi pemberitauhannya jauh hari” jelasnya.

Pendonor lain, Yona Elsa Nanda Putri, mengatakan untuk persiapan acara ini sudah baik tetapi mohon tempatnya diberitahukan jauh-jauh hari, agar lebih banyak yang bisa mengikuti acara donor darah. “Alhamdulillah kali ini bisa” ucap mahasiswa semester V  Teknik Informatika (TI) ini.
Aditya Kurniawan, S.ST., PGDip.Eng, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan POLTEKOM menandaskan, melihat animo peserta sangat bagus serta kegiatan berdampak positif bagi kesehatan, diharapkan kegiatan ini dijadikan even rutin setiap semester.
“Saya berharap kegiatan donor darah ini menjadi agenda rutin setiap semester,” tukas alumni program magister di University of Newcastle Upon Tyne, England ini. (nin/din)