SPMI

logo spmi

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi di perguruan tinggi oleh perguruan tinggi, untuk mengawasi penyelenggaraan pendidikan tinggi oleh perguruan tinggi secara berkelanjutan. Penyelenggaraan pendidikan tersebut meliputi proses perencanaan, pemenuhan, pengendalian, dan pengembangan standar pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga pemangku kepentingan (stakeholders) internal dan eksternal perguruan tinggi yakni: mahasiswa, dosen, karyawan, masyarakat, dunia usaha, asosiasi profesi, dan pemerintah memperoleh kepuasan atas kinerja dan keluaran perguruan tinggi.

SPMI (Quality Assurance) dibentuk guna memperkuat pelaksanaan pengawasan mutu internal pada Politeknik Kota Malang (POLTEKOM). Keberadaan Unit QA secara resmi disahkan melalui SK pembentukan kelembagaan mulai tanggal 10 Desember 2010 yang didasari pelaksanaan tugas pokok dan fungsi penjaminan mutu di tingkat Institusi dan program studi maupun unit pendukung akademik lainya.

Tujuan dari SPMI untuk menjamin mutu pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh setiap perguruan tinggi, melalui penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi dalam rangka mewujudkan visi serta memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan internal dan eksternal perguruan tinggi. Kegiatan penjaminan mutu ini merupakan perwujudan akuntabilitas dan transparansi di POLTEKOM.

Landasan kebijakan implementasi SPMI di POLTEKOM, meliputi:

  1. Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang  SISDIKNAS;
  2. Pedoman Penjaminan Mutu PT, Dikti 2003;
  3. Higher Education Long Term Strategy (HELTS) 2003-2010;
  4. Pokja Penjaminan Mutu (Quality Assurance), Dikti 2003;
  5. Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
  6. Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
  7. Peraturan Pemerintah nomor 66 tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Politeknik Kota Malang sebagai Politeknik yang berkomitmen memberikan pelayanan yang berfokus pada pelanggan melalui peningkatan mutu penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi secara berkelanjutan untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi. Implementasi SPMI di POLTEKOM mencakup layanan di bidang akademik untuk program pendidikan Diploma III yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Informatika, Teknik Telekomunikasi, dan Teknik Mekatronika serta seluruh Unit Kerja pendukung antara lain: BAUK, BAAK, dan semua Unit Pelayanan Teknis (UPT) di lingkungan Politeknik Kota Malang.

Unit SPMI memiliki Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) SPMI antara lain:

  1. Menyusun dokumen mutu yang meliputi Pedoman Mutu, Prosedur Mutu, Instruksi Kerja, Formulir Mutu di tingkat Program Studi hingga Institusi; dan
  2. Memastikan semua kegiatan di lingkup POLTEKOM berjalan dengan dokumen mutu.

Struktur Organisasi Quality Assurance (QA) pada tingkat institusi di Politeknik Kota Malang di bawah kelembagaan Unit QA yang bertanggungjawab langsung kepada Direktur. Tim QA POLTEKOM terdiri dari perwakilan dari masing-masing Program Studi yakni Sekretaris Program Studi, dosen dan karyawan yang kompeten dalam Penjaminan Mutu.

struktur organisasi

Dokumen Mutu disusun dan dikendalikan oleh Unit QA, sehingga semua unit baik mulai tingkat institusi maupun tingkat yang paling bawah yaitu Program Studi dalam melaksanakan kegiatan akademik menggunakan standar dokumen yang sama. Semua dokumen disusun secara demokratis karena dalam perumusannya melibatkan semua perwakilan program studi, sehingga dokumen sudah mengakomodasi kebutuhan masing-masing program studi. Dokumen disusun berdasarkan semangat Visi, Misi, serta Tujuan POLTEKOM, baik mulai dokumen Kebijakan Mutu, Sasaran Mutu, Manual Mutu, Prosedur Mutu, Formulir Mutu dan Instruksi Kerja.(KA)