Siswa Pondok Tertarik Robot POLTEKOM

Siswa Pondok Tertarik Robot POLTEKOM
2.
SEMANGAT : Siswa SMA IT Al Amri Probolinggo penuh semangat mendengarkan penjelasan dunia robotika di Poltekom.

POLTEKOM –  Setiap tahun ada berapa projek  yang harus diselesaikan mahasiswa?  Berapa radius kontrol untuk robot  hasil karya mahasiswa ? Berapa biaya membuat robot pemadam api ?  dan sejumlah pertanyaan lain. Pertanyaan – pertanyaan kritis tersebut muncul saat kunjungan puluhan siswa SMA  IT Al Amri Probolinggo  di Politeknik Kota Malang (POLTEKOM), Rabu, (15/3) kemarin.

Salah satunya Muhamad Yusril yang intensif  menanyakan beberapa hal terkait dunia robot usai mendapatkan penjelasan tentang robotika dari dosen POLTEKOM Aditya Kurniawan.

“Lampu sensor untuk kamera trap sangat terang, apakah di hutan tidak diserang oleh hewan,” tanya Yusril ketika menyaksikan demo Kamera Trap karya mahasiswa Teknik Mekatronika (TM) di Lab Cad Cam & Microkontroller.

Pemuda yang bercita-cita ingin menjadi ahli senjata ini memang terlihat paling antusias merespons penjelasan pemateri dari POLTEKOM.

Guru Pembimbing  SMA Al Amri Probolinggo Pepi Kartiko Elfianto menyatakan, kegiatan studi tour di POLTEKOM ini merupakan  rangkaian pengamalan visi sekolahnya yang terdiri dari 4, yakni Enterpreneur, Akademik, Kepribadian Islam dan Tsaqofah (Iptek Islami). SMA IT Al Amri sendiri merupakan bagian dari komplek Pondok Pesantren (Ponpes) tertua di Indonesia  di daerah Leces Probolinggo.

“Dengan melihat langsung penerapan IPTEK yang ada di POLTEKOM seperti ini, maka tadi anak-anak terlihat sangat tertarik dan mudah-mudahan ada yang melanjutkan kuliah disini,” harapnya.

Dr. Jatmiko Setiaji, SP, MM,  Pudir 1 POLTEKOM menyambut baik kunjungan studi tour seperti ini. Bahkan dia berharap dari SMA Al Amri bisa memunculkan ahli-ahli robot yang bisa menghasilkan karya-karya yang memiliki nilai guna untuk masyarakat luas.

“Jangan kalah dengan siswa lain, meski dari kalangan pesantren kalian harus bisa menunjukkan bahwa kalian bisa membuat robot. Tapi syaratnya kalian harus kuliah di POLTEKOM,” pesannya kepada rombongan studi tour.  (din)