Seleksi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) POLTEKOM

Seleksi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) POLTEKOM
mawapres
PRESENTASI : Peserta Mawapres tengah presentasi dg bahasa asing dihadapan dewan juri.

 POLTEKOM – Seleksi ketat terjadi di agenda pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) tingkat  institusi yang digelar Politeknik Kota Malang (Poltekom) Selasa (28/4) kemarin. Sebanyak 4 mahasiswa terbaik dari masing-masing program studi Teknik Informatika (TI), Teknik Telekomunikasi (TT) dan Teknik Mekatronika (TM) beradu strategi di even yang kali pertama digelar di Poltekom ini. Mereka adalah Mutasyariah Asnan (Prodi TI), Luthfi Asta Darmawan (Prodi TM), Farihatun Nisa dan Novan Dendri Amar (keduanya Prodi TT).  Mereka unjuk gigi saat melewati tahapan seleksi mulai wawancara hingga presentasi dalam bahasa Inggris.

“Selanjutnya yang terpilih harus siap mengikuti seleksi berikutnya di tingkat Kopertis Wilayah maupun nasional,” ucap staf bagian kemahasiswaan Poltekom, Dita Lupita Sari, S.ST., MT.

Menurutnya, tahap penilaian di tingkat institusi ini terbilang ketat sebab mereka yang terpilih adalah yang terbaik di masing-masing program studinya. Para juri terdiri perwakilan prodipun terpaksa harus berdiskusi keras menentukan siapa best of the best  tahun ini. Masalahnya pengumpulan nilai dari beberapa tahapan seleksi lumayan tipis sehingga diperlukan kriteria penyerta seperti hasil tes dan pengamatan kepribadian sebagai pendukung.

Pada tahapan seleksi tingkat institusi ini, masih menurut dosen TI ini, dilakukan sesuai pedoman pemilihan mahasiswa berprestasi program diploma yang dikeluarkan  Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan di Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yakni dipilih satu terbaik.

Di level berikutnya (Nasional) Mawapres terpilih harus memenuhi kriteria awal yakni memenuhi persyaratan administrasi, menyiapkan karya tulis ilmiah, menyiapkan juga ringkasan karya tulis ilmiah berbahasa Inggris (bukan abstrak), data prestasi/kemampuan yang diunggulkan serta kemampuan bahasa Inggris/asing melalui video yang diunggah. Sekedar diketahui untuk tema pemilihan Mawapres tahun ini adalah Kemandirian dan Kepribadian Bangsa.

“Mahasiswa yang lolos tingkat nasional wajib menunjukkan berkas atau dokumen pendukung yang asli seperti sertifikat / karya/penghargaan/pengakuan/rekam jejak yang relevan,” tukas alumni program Magister dari ITB ini seraya berharap wakil Poltekom bisa melaju hingga tingkat nasional.   (din)