POLTEKOM Miliki Satgas Anti Narkoba

POLTEKOM Miliki Satgas Anti Narkoba
SAY NO TO DRUG : Kepala BNN Kota Malang AKBP Ir. Bambang Sugiharto memberikan penjelasan seputar bahaya penyalahgunaan Narkoba di POLTEKOM

POLTEKOM – Politeknik Kota Malang resmi memiliki Satuan Tugas (SATGAS) anti Narkoba. Pembentukan itu dilakukan langsung oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang di kampus yang terletak di wilayah Tlogowaru, Jumat (19/5) kemarin.

Ketua BNN Kota Malang AKBP Ir. Bambang Sugiharto menyatakan, pembentukan SATGAS di kampus ini untuk menangkal maraknya peredaran narkoba di Kota Malang. Sebab hasil pengungkapan kasus narkoba oleh BNN dan polisi ternyata banyak melibatkan mahasiswa.

“Tahun 2017  ini kasus narkoba meningkat dibanding tahun sebelumnya yakni tercatat  sejak Januari – Mei  terungkap ada 125 kasus,” jelasnya.

Bambang menilai, kalangan pelajar dan mahasiswa masih sangat rentan terpengaruh narkoba, sebab lazimnya anak muda masih labil dan ingin mencoba hal baru.

Sekolah – sekolah di Malang pun kini, kata Bambang, kerap mengadakan Operasi Sayang. Yaitu operasi rutin untuk melakukan penggeledahan tas siswa atau inspeksi mendadak (Sidak) di tempat hiburan saat jam sekolah, yang terkadang bisa menjadi tempat beredarnya pil koplo.

Bambang menyampaikan, mahasiswa yang dipilih sebagai anggota SATGAS dibekali wawasan tentang penyuluhan mandiri lewat Training Of Trainer (TOT).  Jika mereka sudah ikut tahapan pelatihan nantinya akan berkembang hingga melakukan penyuluhan diluar kampus,” terang dia.

Wakil  Direktur III  POLTEKOM  Aditya Kurniawan, ST, PG Dip Eng. menyatakan, pemberantasan narkoba di kampus memang menjadi atensi tersendiri manajemen kampus. Oleh karena itu, upaya pencegahan dilakukan sejak pengenalan mahasiswa baru (maba) .

“Kami akan rutin agendakan mengundang BNN dimulai saat orientasi mahasiswa baru (maba) untuk menghindari penyalahgunaan narkoba,” beber dia. (din)