POLTEKOM Kembali Lolos PIMNAS 2015

POLTEKOM Kembali Lolos PIMNAS 2015
DSC_0163
INOVASI : VAIT hasil kreasi mahasiswa POLTEKOM yg lolos PIMNAS 2015

POLTEKOM – Tradisi lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) kembali diraih Kampus Unggulan Politeknik Kota Malang (POLTEKOM). Jika tahun lalu ada 1 tim lolos PIMNAS 27 di UNDIP Semarang maka tahun ini kampus milik Pemkot Malang ini kembali meloloskan 1 judul PKM dan berhak berlaga di PIMNAS 28 di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, 5-9 Oktober 2015 mendatang.

Direktur POLTEKOM Dr. Isnandar MT, menjelaskan tahun lalu, aplikasi mahasiswa TI berjudul APBUJA (Aplikasi Penyelamat Budaya Jawa) Dokumentasi Budaya Jawa Lengkap Berbasis Android, karya Tim Teknik Informatika (TI) diketuai Mohamad Ilhamuddin menjadi satu-satunya PKM POLTEKOM yang lolos PIMNAS di Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang akhir Agustus 2014. Sebelumnya, kampus di wilayah Tlogowaru ini mengirimkan 17 usulan proposal ke Ditjen Dikti dan hasilnya 9 proposal di terima dan didanai melalui skema pendanaan Dikti jalur PKM, terdiri 5 PKM Karsa Cipta, 2 PKM Kewirausahaan dan 2 PKM Penerapan Teknologi.
Tahun ini dari 62 yang mengajukan, lolos PKM sebanyak 13 judul proposal dan tembus DIKTI 1 judul yakni VAIT (Vertikal Axis Wind Turbine) alat perubah arus angin menjadi energi listrik yang diketuai Moch. Nurhayadi beranggotakan Alberto De Weness Irfancy dan Zulfikar Ramadhani Wijoseno.
“Alhamdulillah, tim VAIT menjadi satu-satunya yang lolos PIMNAS tahun ini,” terangnya.
Mantan Pembantu Rektor IV Universitas Negeri Malang (UM) ini menambahkan, VAIT adalah alat ciptaan mahasiswa Teknik Mekatronika & Teknik Alat Berat POLTEKOM memiliki kelebihan yakni turbinnya dirancang menghadap keatas (Vertikal) sehingga angin dari segala arah bisa diterima dan dikonversi menjadi energi listrik. Berbeda dengan alat yang sudah ada dimana turbin diciptakan horizontal sehingga angin dari segala arah tidak bisa terkonversi menjadi energi listrik.  Lolos berkompetisi di ajang PIMNAS lanjutnya sebagai upaya membangun citra keberhasilan pendidikan tinggi yang berhasil melahirkan karya IPTEKS untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan dunia usaha.
“Yang tak kalah penting adalah kami terus mendorong lahirnya gagasan dan ide kreatif untuk menyelesaikan permasalahan bangsa ini,” tambahnya.
Pria yang sudah dikaruniai dua putra ini menambahkan, POLTEKOM juga sudah bermitra dengan dunia Industri seperti PT. Indolacto, United Can, Panasonic dan Gudang Garam. Khusus dengan Panasonic IT Comm, akan segera diwujudkan kelas Panasonic di POLTEKOM sehingga lulusan Teknik Telekomunikasi (TT) bisa berkiprah di perusahaan asal Jepang tersebut. Saat ini bahkan lulusan TT POLTEKOM sudah diterima kerja tanpa tes sebelum mereka diwisuda. Namun mereka tinggal menjalani pelatihan produk dan pelatihan knowledge saja.
“Proses kearah pembukaan kelas sedang kami godog dan mudah-mudahan segera terealisasi,” jelasnya.
Yang terdekat, lanjutnya, POLTEKOM dipercaya menjadi pusat Training Centre Panasonic di Wilayah Jawa Timur, yakni sebagai pusat training SDM Panasonic terutama untuk training knowledge peralatan terbaru. Sejumlah alat untuk menunjang peningkatan praktek di laboratorium sudah dihibahkan Panasonic untuk laboratorium TT POLTEKOM.
“Penandatanganannya bakal dilakukan saat momen wisuda ke lima, Oktober mendatang ” tandasnya.
Agar skill lulusan POLTEKOM lebih mumpuni lagi, maka strategi Prakerin / kurikulum dijalankan di semester 6 yang dilakukan Tugas Akhir (TA) telah membuat perusahaan-perusahaan besar lebih antusias untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa POLTEKOM bekerja di perusahaannya.
Sebagai kampus unggulan tiga tahun berturut-turut yang diraih tahun 2013, 2014 dan 2015, POLTEKOM tahun ini juga bekerjasama dengan International Test Centre (ITC) berlisensi Internasional, sehingga tes TOEIC/TOEFL di wilayah Malang & sekitarnya bisa dilakukan di POLTEKOM. (din)