PKM POLTEKOM Meningkat 45 %

PKM POLTEKOM Meningkat 45 %

POLTEKOM – Upaya pembinaan serius bidang kemahasiswaan di Politeknik Kota Malang membuahkan hasil. Tahun ini jumlah judul proposal yang disetujui dan didanai DIKTI di ajang Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) meningkat 45 % di banding tahun sebelumnya. Jika tahun lalu 9 judul PKM tahun ini meningkat 13 judul proposal PKM.

Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan Redi Bintarto, ST, M.Eng menjelaskan setiap judul yang lolos akan didanai kisaran Rp. 7 – Rp. 11 juta per judul, tergantung jenis PKM nya.

“Mudah-mudahan prestasi ini menjadi penyemangat kami di awal tahun,” ungkap pria ramah ini di ruang  kerjanya, Selasa (4/2) kemarin.

Lebih rinci, dia menambahkan peningkatan jumlah ini membawa Poltekom ke urutan pertama peraih PKM se Indonesia kategori politeknik swasta.  Data DIKTI menunjukkan Poltekom memimpin dengan 13 judul disusul Politeknik Indonusa Surakarta dan Politeknik Indramayu masing-masing 7 judul, Poltek Caltex 6 judul, Politeknik Mekatronika Sanata Dharma, Politeknik Aceh dan Politeknik Pratama Mulia masing-masing 5 judul, Politeknik Sakti 4 judul. Terakhir 1 judul masing-masing di raih Politeknik Astra, Politeknik Banjarnegara, Politeknik Sawunggalih Aji, Politeknik Kesehatan Majapahit, Politeknik NSC dan Politeknik  Tonggak Ekuator.

Alumni program magister di Wollonggong University Australia ini mengatakan  kenaikan jumlah ini dikarenakan ada kebijakan baru yang diterapkan yakni mendorong mahasiswa menulis proposal. Menurutnya sikap tegas dan setengah memaksa perlu diberlakukan untuk membiasakan mahasiswa meneliti. Ia yakin lambat laun mahasiswa akan terbiasa meneliti. Tak hanya mewajibkan, bidang kemahasiswaan juga memberikan pelatihan kepada mahasiswa  yang akan menulis proposal. Setelah sebelumnya pelatihan juga diberikan kepada pembimbing mahasiswa. Tak hanya itu, di tiap Prodi juga secara rutin melakukan pengenalan dan sosialisasi PKM sementara di tingkat politeknik ada layanan klinik konsultasi pembuatan proposal.

“Kini fokus kami pada penyiapan target menembus Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS),” terangnya.

Pembina PKM Poltekom Imam Kusyairi S.Pd, menuturkan, program kreativitas mahasiswa semacam PIMNAS akan dikreasikan  di internal Poltekom. Sehingga sebelum monitoring dan evaluasi DIKTI, seluruh proposal yang sudah didanai bisa dipamerkan hasilnya dan dipromosikan di internal kampus. Ini dimaksudkan untuk mewujudkan iklim penelitian (PIMNAS) di lingkungan kampus. Prestasi PIMNAS menurutnya sangat penting sebagai parameter pembelajaran di perguruan tinggi dan pada gilirannya memberikan poin pada penilaian akreditasi institusi.

“Target kami tidak lagi 1 yang lolos PIMNAS, tetapi meningkat dari pencapaian tahun lalu,” tuturnya optimis.  (din)