Perdalam Teknologi Broadband, TT Gelar Kuliah Tamu

Perdalam Teknologi Broadband, TT Gelar Kuliah Tamu
Kuliah Tamu 2 - Copy
KOMPAK : Pemateri dan peserta kuliah tamu TT berfoto bersama usai acara

POLTEKOM – Teknologi broadband, pada intinya adalah teknologi yang memungkinkan transmisi data berkecepatan tinggi diatas 128 Kbps atau bahkan sekarang rata-rata diatas 1 Mbps. Dengan adanya koneksi data berkecepatan tinggi ini memungkinkan berbagai aplikasi bisa dijalankan. Terutama berbasis triple play yaitu data, suara, dan video. Itulah kenapa PT. Telkom saat ini sedang gencar membangun jaringan broadband hingga ke pelosok nusantara.
Demikian disampaikan Momont Ferdian, ST. Project Manager PT. LEN Industri Bandung (BUMN bidang electronic & manufacture) dalam kuliah tamu dengan tema “Perkembangan dan Implementasi Teknologi Broadband” yang dihelat Program Studi (Prodi) Teknik Telekomunikasi (TT) Politeknik Kota Malang (POLTEKOM) akhir pekan kemarin.
Pada implementasinya, ditambahkan Momont, jaringan broadband menggunakan beberapa teknologi. Bisa berbasis jaringan mobile, jaringan fiber optik, melalui kabel listrik, ataupun melalui kabel telepon rumah seperti teknologi ADSL.
“Pada saat ini, teknologi fiber optik dan jaringan mobile menjadi pilihan utama,” terangnya.
Pria yang memiliki moto sukses BBM yaitu bekerja, belajar & mengupdate diri ini menambahkan jaringan mobile broadband saat ini berkembang sangat pesat karena memungkinan mobilitas bagi penggunanya. Namun memiliki kelemahan dari sisi stabilitas, ketahanan terhadap gangguan, dan kecepatan. Sedangkan fiber optik sangat cocok untuk jaringan fix yang menginginkan kecepatan stabil dan berkecepatan tinggi.
Harnan Malik Abdullah, ST, M.Sc Ketua program studi Teknik Telekomunikasi (TT) menjelaskan kuliah tamu seperti ini sangat penting mengingat saat ini semua lapisan masyarakat sudah bisa menikmati jaringan data dengan kecepatan tinggi. Berbagai aplikasi menjadi sangat populer di masyarakat dan membutuhkan koneksi data seperti whatsapp, line, facebook, bbm dsb.
“Berbisnispun juga lebih mudah dengan fasilitas e-commerce maupun toko online,” terangnya.
Alumni program magister di Thai-German Graduate Scool of Engineering (TGGS) King Mongkuts University of Technology di North Bangkok (KMUTNB) Thailand ini menambahkan segala manfaat tersebut bisa dengan mudah diperoleh jika masyarakat sudah memiliki koneksi jaringan broadband. (har/din)