LP2M : Kreatif, Modal Menjadi Pemenang

LP2M : Kreatif, Modal Menjadi Pemenang
4
MELEK IT : Tim LP2M Poltekom tekun membimbing ibu-ibu PKK Tlogowaru di lab MM Poltekom.

POLTEKOM  – Lho ketikan saya kok tiba-tiba hilang, bagaimana ini cara mengembalikan, celoteh seorang wanita berkerudung di salah satu sudut. Belum lama terdengar lagi komentar serupa dari sudut berbeda. Usut punya usut  ternyata dia seorang ibu paroh baya yang kebingungan dengan fasilitas copy paste (copas) MS Word yang sedang ia pelajari. Pemandangan itu terekam dalam Pelatihan Komputer Tingkat Dasar yang dihelat Tim Pengabdian kepada Masyarakat LP2M Politeknik Kota Malang (Poltekom), bekerja sama dengan Kelurahan Tlogowaru Kedungkandang di kampus Poltekom Selasa (27/9) kemarin.

Pelatihan berdurasi 2 hari ini diikuti puluhan ibu-ibu PKK, guru PAUD, guru TK dan  warga kelurahan Tlogowaru sebagai bentuk kepedulian kampus dan kelurahan kepada warga masyarakat.

“Saya respek sekali dengan kegiatan seperti ini,” ungkap Dr. Isnandar M.T Direktur Politeknik Kota Malang (Poltekom) di sesi pembukaan. Ditambahkan, untuk memenangkan persaingan diabad 21 ini  ada 5 K yang harus dikuasai. 5 K itu adalah Kreatif, Kritis, Komunikasi, Kerjasama dan menguasai Komputer. Bila 5K tersebut bisa dikuasai maka akan mudah muncul sebagai pemenang.

“K terakhir adalah Komputer, yakni penguasaan tentang ilmu komputer (informatika) serta internet,” imbuhnya.

Fitri Anggorowati, SE MM, Kasie Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Kelurahan Tlogowaru menambahkan, kolaborasi dengan Poltekom dalam bentuk Pelatihan Komputer untuk Masyarakat ini merupakan kali kedua seperti tahun sebelumnya.

“Harapannya tentu saja agar masyarakat sadar & melek teknologi serta berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” cetusnya. Senada disampaikan Hindun Umiarsih, salah seorang peserta. Menurutnya sebagai guru TK dirinya sering dihadapkan pada persoalan mengerjakan tugas-tugas  administrasi seperti pembuatan RPPM (Rencana Program Pembelajaran Harian (RPPH) dan RPPM (Rencana Program Pembelajaran Mingguan). Nah, itu tentu membutuhkan ketrampilan Microsoft Word maupun Axel.

“Sangat penting pelatihan seperti ini bagi saya,” ucap wanita berkerudung ini. (din)