Lagi, 2 Mahasiswa POLTEKOM Sabet Juara Nasional

p Is 1
Direktur POLTEKOM, Dr. Isnandar, MT.

POLTEKOM – Meski Politeknik Kota Malang (POLTEKOM) tengah dinaungi awan kelabu, tak menyurutkan prestasi bermunculan dari kampus perjuangan di daerah Tlogowaru Kota Malang ini. Ya, itu setelah Novan Dendri Aminudin dari prodi Teknik Telekomunikasi (TT) dan Angga Siswo Prayogo Teknik Mekatronika (TM) terpilih diantara 14 pemenang kompetisi Final Assignment Scholarship (FAS) 2015 yang diselenggarakan oleh International Test Center (ITC) berpusat di Jakarta dan diumumkan di web resmi mereka www.itc-indonesia.com akhir pekan lalu.
Kepala UPT Bahasa POLTEKOM Choirun Niswatin S.Pd, MA, menjelaskan, even lomba ini berskala nasional kategori D3/S1/S2. Setiap peserta wajib mengirimkan dokumen berisi opini tentang cara mengetahui kemampuan bahasa Inggris masing-masing dengan judul bebas tetapi tidak sama dengan topik. Opini terdiri dari 200-300 kata kemudian diposting ke semua social media yang dimiliki seperti Facebook, Twitter, path, Instagram, Blog dengan tagar #TOEIC #FAS2015. Pemenang berhak mendapatkan beasiswa senilai Rp. 5 juta.
“Syarat peserta, minimal memiliki skor TOEIC 400, IPK minimal 3,00 dan sedang mengerjakan Tugas Akhir,” tandasnya.
Yang membanggakan, lanjut alumni program magister di Northumbria University at Newcastle Inggris ini, dua mahasiswa POLTEKOM ini terpilih diantara 12 pemenang kampus dari seluruh Indonesia. Hanya POLTEKOM, Universitas Andalas Padang dan Universitas Negeri Malang (UM) yang meloloskan 2 (dua) pemenang. Sisanya masing-masing kampus terpilih 1 (satu) pemenang yakni ITS 10 Nopember Surabaya, Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, President University Bekasi, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Diponegoro Semarang. Dengan begitu Poltekom menjadi satu-satunya pemenang yang mewakili Politeknik, sisanya dari universitas.
Direktur POLTEKOM Dr. Isnandar MT. menyampaikan sukacita atas raihan prestasi terbaru ini. Bahkan dengan penuh semangat mantan PR IV di Universitas Negeri Malang (UM) ini berujar sudah sepatutnya civitas akademika POLTEKOM tampil penuh percaya diri, berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia. Tidak perlu memikirkan dikotomi kampus ternama atau tidak. Itu karena deretan prestasi yang sudah direngkuh POLTEKOM.
“Alhamdulillah, meski usia POLTEKOM baru 7 tahun tetapi sudah sarat prestasi,” tutur pria ramah ini singkat. (din)