Kuliah Untuk Bekerja, POLTEKOM Solusinya

Kuliah Untuk Bekerja, POLTEKOM Solusinya
WADIR : Wakil Direktur Bidang Akademik POLTEKOM Dr. Jatmiko Setiaji, MM.

POLTEKOM – Usai menempuh Ujian Nasional (UN) SMA/SMK/MA seperti saat sekarang ini, lazimnya banyak orang tua bingung mencarikan kampus ideal untuk kelanjutan pendidikan tinggi anak mereka. Pasalnya, perguruan tinggi di Malang Raya baik negeri (PTN) maupun swasta (PTS) saat ini cukup banyak baik berlabel kuliah Kedinasan, Universitas, Institut, Sekolah Tinggi hingga Politeknik.

Alhasil, saking bingungnya para orang tua memilihkan kampus untuk anaknya tersebut, tak jarang akhirnya mereka menyesal dikemudian hari akibat salah pilih program studi (Prodi) dan anaknya tidak bisa beradaptasi hingga lulus kuliah.

Politeknik Kota Malang atau yang lazim dikenal dengan POLTEKOM hadir memberikan solusi untuk itu. Dengan pola perkuliahan 70 persen praktek dan 30 persen teori menjadikan output yang dihasilkan skillfull  serta diminati Dunia Usaha dan Industri (DU/I).

“Karena roh-nya adalah Politeknik maka faktor disiplin, etos kerja, skill adalah ranah kami,” jelas Wakil Direktur Bidang Akademik Dr. Jatmiko Setiaji, MM.

Pria murah senyum ini menambahkan, faktor inilah yang sangat diminati kalangan industri, sehingga mereka (industri, red) berlomba merekrut lulusan POLTEKOM bahkan ada perusahaan yang sudah jauh hari memesan (inden) melalui beasiswa agar mendapatkan lulusan POLTEKOM.

Hasil penelusuran tracer studi lanjutnya, saat ini sebanyak 81,49 % lulusan POLTEKOM sudah bekerja, 11,77 % berwirausaha, 4,13 % lanjut studi dan 2,61 % belum terlacak.

“Ini mengindikasikan pola perkuliahan yang diterapkan berbanding lurus dengan kebutuhan industri. Karena itu jika ingin ‘Kuliah Untuk Bekerja’ ya POLTEKOM tempatnya”, promosinya.  (din)