Kuliah Jarak Jauh di Poltekom

Berkembang: Direktur Poltekom terus membuat gebrakan untuk kemajuan Poltekom,
salah satunya melakukan kerjasama dengan luar negeri

Lagi-lagi Poltekom membuat gebrakan. Setelah membuka prodi alat berat pada tahun ajaran ini, Poltekom juga telah siap membuka program D1 dan D3 jarak jauh. Dengan program ini maka memungkinkan para pekerja bisa melanjutkan bisa melanjutkan pendidikan tanpa harus susah-susah datang ke kampus Poltekom.

“Peserta program ini bisa berasal dari kota mana saja di seluruh Indonesia”, ungkap direktur Poltekom H. Bagus Gunawan, S.Pd M.Si kepada Koran Pendidikan. Secara teknis Poltekom telah menjalin kerjasama bersama beberapa SMK di Malang Raya dan sekotarnya sebagai sub Kampus.

Sub-sub kampus tersebut menurutnya didasarkan pada kapasitas dan kompetensi masing-masing. Meliputi, SMK Telkom Sandhy Putra untuk pogram teknik telekomunikasi, SMKN 6, SMKN 1 Singosari, dan SMK Kelautan untuk program alat berat. SMK Candrabirawa Pare, SMKN Ngasem Kediri dan SMKN 8 untuk program teknik mekatronika serta SMKN 4 dan SMKN 9 untuk prpgram Teknik Informatika.

Guru dari masing-masing sekolah partner tersebutlah yang akan menjadi asisten dosen pembimbing dari Poltekom. Bagus menambahkan, tujuan dari pembukaan program baru ini adalah untuk mengakomodir para pekerja untuk bisa melanjutkan pendidikan D1 dan D3. Namun demikian juga tidak menutup kemungkinan bagi lulusan sekolah yang belum bekerja.

“Pendidikan masa depan akan menerapkan sistm semacam ini, untuk efektivitas dan efisiensi dan yang diukur  bukan kehadiran namun kemampuan dan profesionalismenya di dunia kerja,” imbuh Bagus. Sistem ini menurutnya juga telah diterapkan di beberapa negara maju dan pendidikan Indonesia saat ini juga arahnya menuju sistem tersebut.

“Kami menyikapi perubahan dunia pendidikan tersebut dengan menyampaikan pembelajaran jarak jauh ini sehingga Indonesia akan benar-benar siap,” tambahnya.