Halal Bi Halal POLTEKOM

Direktur POLTEKOM Drs. Supandi S.Pd, M.Si berhalal bi halal dengan civitas akademika POLTEKOM di kampus setempat, Minggu (25/8) 2013.
HALAL BI HALAL : Direktur POLTEKOM Drs. Supandi S.Pd, M.Si berhalal bi halal dengan civitas akademika POLTEKOM di kampus setempat, Minggu (25/8) 2013.

 

MALANG – Takwa menurut definisi yang lazim adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangannya. Namun lebih dalam lagi makna Takwa menurut sayidina Ali bin Abi Thalib RA Takwa meliputi  Takut kepada Allah, menerima apapun yang diberikan oleh Allah (Qona’ah), proses Tathhir  atau pembersihan diri dari segala dosa dan maksiat, proses Tajkiyah, yaitu memperkuat diri dengan amal-amal ketaatan, Tarqiyah, yaitu meningkatkan kualitas jiwa hingga mencapai derajat wara’ dalam segala hal.

Demikian yang disampaikan ustadz  Zaenal  Arifin pengasuh pondok pesantren dari wilayah Karangploso Kabupaten Malang di acara Halal Bi Halal keluarga besar Politeknik Kota Malang (POLTEKOM) yang di helat di kampus setempat Minggu (25/8) kemarin.

Selain itu gus Arifin juga menekankan pentingnya pemberian rezeki yang halal yang harus di berikan para orang tua kepada keluarganya. Manusia dituntut mencari rezeki dari sumber halal bukan harta hasil menipu orang, mencuri atau menipu. Islam sama sekali tidak membenarkan manusia mengambil harta orang lain untuk dijadikan harta sendiri.  Islam tidak menyekat umatnya mencari seberapa banyak rezeki di atas muka bumi ini. Hanya Allah memberi peringatan hambaNya tidak gegabah mencari rezeki hingga melanggar batas peraturan ditetapkan agama.
“ Jika seseorang mengambil makanan dari sumber halal, maka keimanan serta ketakwaannya akan bertambah kukuh, mantap dan kuat. Sebaliknya jika makanan itu berasal dari yang haram, maka bisa dipastikan imannya akan lemah dan akhirnya terkikis dari hatinya,” jelasnya.
Ditambahkan dia, dalam salah satu hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah nabi bersabda  “Wahai manusia, sesungguhnya Allah SWT adalah Maha Baik, Dia tidak menerima selain yang baik-baik, dan sesungguhnya Allah SWT telah memerintahkan kepada orang yang beriman apa yang  Dia perintahkan kepada para Rasul.”
Rasulullah SAW menjelaskan orang yang mencari rezeki yang halal untuk memenuhi keperluan keluarganya sama seperti mujahid dan syuhada. Sebagaimana sabda baginda nabi: “Barang siapa mencari rezeki halal untuk menafkahi keluarganya, ia laksana mujahid (pejuang) di jalan Allah. Barang siapa mencari harta halal untuk menjaga diri dari keharaman, ia berada pada derajat syuhada (orang yang mati syahid).” (HR Muslim).

Sementara itu dalam halal bihalal kemarin Direktur POLTEKOM Drs. Supandi, S.Pd, M.Si menyatakan bahwa kegiatan ini harus terus di pertahankan. Bukan soal gebyar kegiatannya saja  tetapi jalinan silaturrahmi antara dosen dan karyawan bersama keluarga bersama jajaran manajemen harus selalu di perkuat setiap saat.

Selain civitas akademika POLTEKOM kemeriahan halal bi halal juga semakin lengkap dengan kehadiran Direktur POLTEKOM sebelumnya yakni  Drs. Beskinur  serta Bagus Gunawan, S.Pd, M.Si.  (din)