Finalis Bhawikarsu 2014 Kunjungi POLTEKOM

Finalis Bhawikarsu 2014 Kunjungi POLTEKOM

ANTUSIAS : Finalis Putra Putri Bhawikarsu 2014 aktif bertanya saat berkunjung di POLTEKOM, Selasa (8/4) lalu.

POLTEKOM – Apa perbedaan universitas  dengan politeknik, mengapa POLTEKOM mengutamakan warga dari Malang, apa warga dari luar kota Malang juga difasilitasi  berkuliah disini, apa saja prestasi yang sudah diraih, apa visi & misi kampus ini.

Beragam pertanyaan kritis tersebut terlontar dari mulut Finalis Putra Putri Bhawikarsu (PPB) 2014 saat melakukan kunjungan resminya di POLTEKOM, Selasa (8/4) kemarin.

Dengan masih mengenakan selempang bertuliskan Finalis PPB 2014, sepuluh finalis itu sangat antusias sejak mendengarkan penjelasan Direktur POLTEKOM Drs. Supandi, S.Pd, M.Si, hingga sesi tanya jawab berlangsung di aula Lt 3 Gedung B kampus setempat.

“Kalau adik-adik ingin melanjutkan ke ITB atau PENS ITS, melalui POLTEKOM adik-adik bisa melakukannya,” jelasnya.

Mantan Kepala SMKN 4 Malang ini menambahkan, mengapa alumni POLTEKOM rata-rata melanjutkan ke kuliah di ITB, sebab POLTEKOM sudah 3 tahun ini menjalin kerjasama dengan kampus yang terletak di Bandung itu. Dengan kerjasama tersebut lulusan POLTEKOM bebas masuk ITB tanpa tes. Kini ada alumni yang melanjutkan ke jenjang S2  ITB program bea siswa. Kerjasama serupaoun  kini di kembangkan dengan PENS ITS.

Usai sesi tanya jawab, rombongan melakukan kunjungan ke sejumlah laboratorium yang ada di kampus yang terletak di kawasan MIEP Tlogowaru ini. Mereka terlihat tertarik dan bertanya langsung dengan petugas di masing-masing laboratorium di 3 prodi POLTEKOM yakni Teknik Informatika, Teknik Mekatronika dan Teknik Telekomunikasi.

“Sayang adik-adik waktunya terbatas, kalau tidak akan saya jelaskan semua proses pembuatan barang-barang dari logam menggunakan mesin CNC,” jelas Redi Bintarto, ST, M.Eng, saat menjawab pertanyaan Finalis PPB 2014 seputar mesin CNC.

Gusgianto Aris Wijaya dari Andre Modelling School (AMS) menuturkan, setiap tahun menjelang pemilihan, 10 pasang finalis PPB diajak berkeliling mengunjungi sejumlah tempat seperti panti asuhan, lembaga pemasyarakatan (LP), panti jompo, menanam pohon di sejumlah titik (go green), pelajaran kepribadian hingga belajar bersikap saat jamuan makan (table manner) di hotel berbintang.

“Tujuannya untuk membekali mereka tentang budi pekerti (caracter building), sehingga pemenang Putra Putri Bhawikarsu siap menjadi duta yang handal di SMAN 3,” terangnya. (din)