Disdik Tawarkan 200 beasiswa ‘Ikatan Dinas’

Disdik Tawarkan 200 beasiswa ‘Ikatan Dinas’

Gandeng Poltekom, Disdik Tawarkan 200 Beasiswa Bidikmisi

POLTEKOM – Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (P3E) kabupaten Malang didukung penuh oleh dinas pendidikan (disdik). Menggandeng Politeknik Kota Malang (Poltekom) tahu ajaran mendatang, disdik bakal memberikan 200 beasiswa pada siswa SMK berprestasi.

Diungkapkan Kepala Disdik kabupaten Malang Budi Iswoyo, beasiswa tersebut salah satu tujuannya mengapresiasi siswa siswi berprestasi dalam ujian nasional (UN) lalu. “Nanti siswa berprestasi akan kami ikutkan beasiswa bidikmisi, kami sudah kerja sama dengan Poltekom untuk 200 siswa,” ujar Budi saat ditemui Jawa Pos Radar Kanjuruhan, Senin lalu (16/5)

Menurutnya, dalam masterplan P3E Kabupaten Malang, prioritas pembangunan adalah pengembangan industri makanan. Padahal, saat ini minat pelajar dalam bidang tersebut masih belum tinggi. Siswa lebih memilih jurusan-jurusan popular seperti keguruan. “Setelah program pendidikan selesai, para penerima beasiswa kami harap kembali ke Kabupaten Malang untuk menerapkan ilmu yang didapat,” ucapnya.

Dihubungi terpisah, Direktur Poltekom Isnandar membenarkan adanya kerjasama tersebut. “Iya, minggu lalu kami sudah tanda tangan MoU (nota kesepahaman) dengan Pemkab Malang,” ungkapnya.” Sebab nantinya bukannya hanya terkait beasiswa, tapi program-program pengembangan industri berkelanjutan,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Isnandar, pihaknya juga telah difasilitasi oleh disdik utuk memaparkan program tersebut kepada MKKS (mmusyawarah kerja kepala sekolah) SMA dan SMK Kabupaten Malang. “Kami juga akan mengirim surat pembukaan seleksi beasiswa ke seluruh SMA SMK,” tambahnya.

Hal itu dilakukan karena sesuai prosedur yang diberlakukan dikti, penyeleggaraan pendidikan tinggi diharuskan melkukan rekrutmen langsung. Hasil prekrutan itu dijadikan dasar oleh dikti untuk mengucurkan beasiswa.

Menurut Is-sapaan akrabnya,pemberian beasiswa ini juga seiringdengan agenda Poltekom membuka program D4 Agroindustri dan bisnis Pariwisata. Pihaknya juga telah menambah mata kuliah dalam kurikulum,trutama terkait bisnis, managemen risiko,dan lain –lain di program –program D3 yang sudah berjalan. “ Para penerima beasiswa akan dididik sesuai keahlian yang dipilih. Disdik berhara Poltekom dapat mempersiapkan tenaga penggerak dan penggiat ekonomi berbasis agro”,papar mantan dekan Fakultas Teknik Unversitas Negeri Malang (UM) itu.

Isnandar mengungkapkan,kebutuhan Kabupten Malang akan SDM ( sumber daya manusia ) yang belum terpenuhi. Dia mencontohkan, produksi susu di Kecamatan Pujon. Disana 30 ton produksi susu segar per hari dijual ke pabrik penglahan susu di Pasuruan. Belum banyak warga yang melakukan pengolahan sehingga susu tersebut memiliki nilai jual lebih. (din)