Asesor BAN-PT, POLTEKOM Bakal Luar Biasa

Asesor BAN-PT, POLTEKOM Bakal Luar Biasa
PANTAU FASILITAS : Tim asesor BAN-PT melihat fasilitas perpustakaan.
PANTAU FASILITAS : Tim asesor BAN-PT melihat fasilitas perpustakaan.

POLTEKOM – Doa dan harapan agar POLTEKOM segera terakreditasi secara Institusi tidak lama lagi bakal terwujud. Ya itu setelah sehari (Rabu, 25/2) kemarin, kampus milik pemerintah Kota Malang ini di kunjungi asesor dari BAN-PT, masing-masing Prof. Dr. Ir. Mohammad Nasikin, M.Eng. dari UI Jakarta dan Prof. Dr. I Wayan Rai dari ISI Denpasar.

Selama di POLTEKOM, dua asesor yang juga guru besar di masing-masing lembaganya tersebut beraudiensi dengan jajaran manajemen, tim penyusun borang, dosen, mahasiswa & BEM, pengguna layanan (perusahaan) hingga diakhiri kunjungan sarana dan prasarana yang dimiliki kampus di kawasan MIEP (Malang International Education Park) Tlogowaru ini.

Kepada mahasiswa, Nasikin – sapaan akrab guru besar UI ini menjaring sejumlah pertanyaan seputar pentingnya kampus yang terakreditasi. Satu persatu pertanyaan di lontarkan dan di jawab dengan lugas oleh perwakilan mahasiswa dari tiga prodi yakni Teknik Informatika, Teknik Telekomunikasi dan Teknik Mekatronika.

“Ya tepat sekali, jawaban adik-adik bahwa kampus yang sudah terakreditasi kini menjadi idaman mahasiswa, sebab nanti berhubungan dengan dunia kerja,” terangnya dihadapan BEM dan perwakilan 3 prodi.

Lebih lanjut Nasikin mengurai kedatangan asesor dari BAN-PT ini tentu membahagiakan, sebab untuk tahun ini POLTEKOM terpilih diantara 800 PTN/PTS  yang dilakukan visitasi dari sekitar 4000 an PTN/PTS se Indonesia. Tak pelak penjelasan ini disambut antusias Nurhayadi (Presiden BEM) dan perwakilan mahasiswa lain. Dan sesuai SOP keduanya wajib mendengar langsung aspirasi dan harapan mahasiswa tentang proses perkuliahan, aktifitas mahasiswa di UKM, penilaian mereka soal fasilitas kampus maupun sarana & prasarana yang disediakan kampus.

Di sesi keliling kampus melihat sarpras dua asesor tersebut melongok satu persatu lab di tiap prodi, selain melihat dari dekat kedua asesor itupun bertanya seputar peralatan yang terdapat di lab jaringan, lab multimedia, lab pneumatic & hidrolic, lab elka, lab cadcam, lab CNC, lab antena &  propagasi, lab dasar telekomunikasi hingga lab jaringan telekomunikasi. Bahkan keduanya juga meninjau perpustakaan, kantin sampai dengan soal kebersihan kamar mandi.

“Setelah keliling kampus, mendengar sendiri jawaban ditambah beberapa pembenahan ekstra satu setengah tahun ke depan, saya optimis Poltekom bakal menjadi kampus luar biasa,” ungkapnya.

Menurutnya, potensi dan daya dukung itu sudah ada diantaranya mahasiswa penuh semangat, SDM muda-muda berpotensi, monev berjalan, LP2M genjot penelitian dan pengabdian hingga fasilitas yang memadai. Hanya saja ada beberapa catatan yang perlu dilakukan ke depan salah satunya memperbanyak publikasi penelitian dosen tingkat nasional maupun internasional.

Direktur Poltekom Drs. Supandi, S.Pd, M.Si, mengatakan usai akreditasi institusi langkah selanjutnya adalah perbaikan di segala lini. Akreditasi tidak boleh dimaknai sebagai akhir dari pencapaian melainkan awal dari penyempurnaan layanan pendidikan tinggi vokasi seperti Poltekom kepada masyarakat (stakeholders).

“Masih banyak yang harus di benahi seusai akreditasi,” ucapnya.(din)