POLTEKOM Juara Nasional IARC 2013

POLTEKOM Juara Nasional IARC 2013

MALANG – Tim PROBE (Poltekom Robotic Education) sukses meraih juara di ajang Industrial Automation and Robotic Competition (IARC) 2013 yang dihelat PENS ITS Surabaya awal Oktober 2013 lalu. Dalam even tingkat nasional tersebut tim PROBE mampu membukukan waktu tercepat serta poin tertinggi untuk kategori Line Tracer Micro.
Tim PROBE merupakan gabungan mahasiswa Teknik Mekatronika dan Teknik Telekomunikasi di POLTEKOM ini terdiri dari Frenky Bayu Saputra dan Abidin (Teknik Mekatronika) serta Windi Setyaningsih (Teknik Telekomunikasi). Rata-rata mereka mengaku puas dengan raihan gemilang ini lantaran tingkat kesulitan di ajang lomba ini tergolong sangat tinggi.
“Pada tantangan pertama kami lancar saja,” terang Frenky Bayu Saputra yang diiyakan kedua rekannya.
Namun, lanjut Frenky, memasuki tantangan kedua timnya dibuat pusing tujuh keliling begitu mengetahui apa yang harus mereka lakukan. Pasalnya, pada tantangan kedua setiap tim wajib menampilkan akselerasi robot mengikuti jalur lintasan yang di sediakan panitia lomba, sehingga perlu pemrograman baru. Berbeda di tantangan pertama, peserta sudah mengetahui trek maupun jarak lintasan yang akan di lalui sejak pendaftaran. Sehingga settingan program sudah di persiapkan sebelum memasuki arena lomba.
Praktis, hal ini memaksa mereka berfikir ekstra keras bagaiman membuat pemrograman baru untuk robot yang sama di arena lomba . Berkali-kali di coba berhasil dan gagal dan itu tidak membuat mereka putus asa. Walhasil, selama dua jam lebih Frenky dan timnya berusaha keras mengutak atik rangkaian pemrograman tersebut sekaligus mencobakannya di jalur yang sudah di sediakan panitia. Akhirnya berkat kemahiran dan kekompakan tim ini, mereka berhasil meraih poin tertinggi diantara peserta lain.
“Yang membuat kami bangga adalah banyak tim dari perguruan tinggi besar yang ikut lomba, dan kita juaranya,” timpal Abidin berbinar-binar.
Lebih jauh pria bertubuh jangkung ini merinci, pada dua tantangan tersebut mereka meraih poin 100 serta waktu tercepat 24,039 detik untuk lintasan H-Bridge pada saat final. Soal peserta dikatakannya ada sekitar 15 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang turut serta serta berhasil mereka kalahkan. (din)